Friday, April 21, 2006

Di Tabloid Baru

Adakah yang harus kusesali atau kusyukuri ketika aku kembali terdampar di belantara kota di mana matahari saban hari sibuk mengintip jemuran dari celah-celah gedung?
Betapa pun aku harus terus melangkah ke muka. Tidak boleh aku pernah berdiam. Waktu tak pernah menunggu..

Kini aku sibuk menakik-nakik kembali kayu-kayu dari gudang masa lalu. Harus segera kubangun rumah istirah dengan hiasan yang patut. Dari situ semua langkah merekah. Dari situ saban hari arah terbelah!

Adakah yang mesti kutangisi atau kupuja-puji jika kini kembali terseret menjadi pewarta yang mengabarkan kebusukan di balik wajah para penyelenggara negara yang tampak bersih dan sumringah…

Ya, aku kini bergabung dengan tabloid "Investigasi" yang mengkhususkan diri menelisik dan mewartakan fakta-fakta dari berbagai kasus korupsi dan penyalahgunaan wewenang.

Terbit dua mingguan, tiap hari senin.

3 Comments:

Blogger Alya's Mom said...

congrtaz ya :)

devitaumardin.com

11:10 AM  
Blogger k winarta said...

wah mas, selamat datang kembali. kabar terakhir katanya tinggal di bali.

:)

2:56 AM  
Blogger Prima Nusa Anindya said...

kawan, aku boleh minta info, dimana bisa mendapatkan tabloid Investigasi? soalnya aku suka banget tentang berita-berita hot issue dan sudah lama ku cari tapi agak susah ketemunya. atau alamat redaksinya? kalo boleh tolong di email ke emailku ya: nusaprime@yahoo.co.id, thanks banget ya!

8:45 PM  

Post a Comment

<< Home